Text
Pulang Pergi
Dalam novel Pulang Pergi kisahnya melanjutkan seputar perjalanan hidup Bujang yang masih saja merasa bingung soal makna pulang dan pergi. Kisah pembuka diawali dengan Bujang yang mengunjungi pusara orang tuanya di lembah Talang.
Kenangan Bujang seputar kampung halamannya cukup menyesakkan. Intinya adalah tidak ada apa-apa di Talang yang membuatnya harus kembali secara untuh. Hal paling istimewa di Talang adalah makam kedua orang tuanya. Selebihnya, kehidupan Bujang mencakup arena perjalanan yang sangat luas.
Bujang akhirnya pergi ke Rusia untuk memenuhi keinginan keluarga Bratva yang ingin menikahkan putrinya dengan Bujang. Pernikahan ini sebenarnya adalah perjanjian saat Bujang bisa mengalahkan Maria, putri Otets. Bujang awalnya menganggap Maria tidak akan seserius ini soal persyaratan yang disepakati oleh ayahnya.
Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Review Novel "Pulang Pergi" Karya Tere Liye", Klik untuk baca:
https://www.kompasiana.com/deviervika/616eb4620101900dc173a372/review-novel-pulang-pergi-karya-tere-liye
Kreator: Devi Ervika
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com
Tidak tersedia versi lain